Proyek Listrik 10.000 MW Kedua Butuh Rp 100 Triliun

Setelah proyek pembangkit listrik 10.000 MW yang pertama, pemerintah tengah menyiapkan proyek pembangkit susulan yang juga sebesar 10.000 MW. Proyek pembangkit listrik 10.000 MW kedua ini butuh dana Rp 100 triliun.

“Lelang akan dimulai mungkin tahun 2009,” ujar Ketua Tim Harian Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 10.000 MW Yogo Pratomo usai rapat koordinasi dengan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/6/2008).

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di tempat yang sama mengatakan konsep pembangunan pembangkit listrik kedua konsepnya akan digodok pada bulan ini.

Pola pendanaan akan sama dengan proyek 10.000 MW pertama. Yakni 15 persen dari pemerintah sisanya non pemerintah.

Tetapi proyek pembangkit listrik 10.000 MW kedua ini tidak semuanya menggunakan batubara. Hanya 30 persen pembangkit yang menggunakan batu bara, sisanya panas bumi, hidro, dan juga renewable energi (energi terbarukan). Karena itulah pendanaan proyek kedua ini akan lebih besar pendanaannya karena pembangkit menggunakan energi panas bumi, hidro yang biayanya lebih tinggi.

“Kalau dihitung sekarang pembangkit listrik batubara memang yang paling murah, walaupun sudah memasukkan biaya eksternal seperti biaya lingkungan dan sebagainya,” ujarnya.

Kemungkinan pembangkit listrik batubara akan dibangun di luar Jawa, mengingat Pulau Jawa sudah relatif banyak dengan pembangkit berbahan bakar batubara. “Kalau Jawa butuh akan disalurkan lewat transmisi,” ujarnya.

Potensi listrik dari panas bumi mencapai 27.000 MW sementara hidro lebih besar 60.000 MW. “Tapi tersebar di seluruh indonesia,” ujarnya.

Namun Purnomo berharap mahalnya pembangkit energi bersih ini bisa tertutupi dengan insentif dan mekanisme carbon trading.

“Karena ini clean energy kita akan bicara carbon trading, nanti akan kita lakukan konsep yang akan kita kembangkan bagaimana dengan clean energi juga bagaimana mendapatkan karbon trading,” ujarnya.

dikutip dari detik.com

Iya batu bara memang lebih murah.. tapi dampak lingkungannya.. wow… sangat mahal..

1 Komentar »

  1. idris said

    minta gamabar listrik tenaga angin donk

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: